Belanja Murah di Singapura

Mungkin kita tahu bahwa untuk berbelanja barang-barang mewah, mereka yang kantongnya tidak berdasar biasanya sengaja datang ke kota-kota dimana produsen barang-barang mewah tersebut berasal. Untuk produk-produk fashion misalnya, orang sering sengaja pergi ke Roma di Itali, Paris di Perancis, atau New York di Amerika Serikat. Nah mereka yang karena alasan tertentu tidak bisa pergi sejauh itu untuk berbelanja, konon perginya ke Singapura, dimana aneka produk mewah kenamaan kelas dunia memiliki gerai eksklusif.

Jadi belanja di Singapura mahal dong? Ya kurang lebih begitu. Apalagi kalau kita memperhatikan jejeran butik-butik “branded” dan mall-mall mewah yang berjejer di sepanjang Orchard Road yang dikenal sebagai surga belanja Singapura … untuk mereka yang berkantong tebal. Lalu bagaimana dengan mereka yang isi dompetnya pas-pasan?

Tidak ada salahnya berjalan-jalan di Orchard Road untuk sekedar cuci mata. Barang-barang mahal kan memang bagus-bagus. Dan mereka yang keluar masuk butik-butik mahal juga biasanya kan bening-bening. Hehehe. Tapi kalau lebih dari sekedar lihat-lihat sebaiknya jangan disitu. Meskipun di depan layar Singapura terkesan glamor sebagai kawasan wisata elite, di belakang layar kita bisa menemukan tempat-tempat dimana kita bisa mendapatkan barang-barang menarik dengan harga yang sangat ramah terhadap wisatawan berkantong dangkal. Sekarang mari kita jelajahi tempat-tempat belanja murah di Singapura.

Tempat-Tempat Belanja Murah di Singapura

1. Mustafa Centre

Lokasinya berada di salah satu kawasan wisata budaya yang sangat terkenal di Singapura, Little India. Sesuai dengan namanya, Little India merupakan kawasan perkampungan warga beretnis India. Kalau anda berwisata ke Singapura, Little India merupakan salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan. Setelah puas menjelajah dan melihat-lihat kemeriahan tradisi negeri Tuan Takur yang tercermin dengan sangat kental disini, anda bisa lanjut dengan memanjakan diri di Mustafa Center. Kalau disini tidak perlu terlalu menahan diri dan hanya cuci mata doang, belanjalah belanjalah. Hehehe.

Mustafa Center merupakan pusat perbelanjaan raksasa yang memiliki lebih dari 75.000 pedagang yang menjajakan aneka macam barang, sebut saja, hampir pasti ada. Elektronik, pakaian, perhiasan, peralatan olah raga, bahkan aneka kudapan. Bersiap-siaplah untuk tersesat di salah satu surga belanja paling terkenal di seantero jagat ini.

Menjelajahi Mustafa Centre perlu waktu cukup lama. Untungnya pusat perbelanjaan ini tidak ada matinya alias buka 24 jam per hari. Jadi tidak perlu takut kesorean atau kemalaman. Shop till you drop dalam arti yang sesungguhnya!

2. *Scape

Kalo di Indonesia biasanya belanja online lebih murah daripada belanja langsung di toko apalagi mall, di *Scape ceritanya berbalik 180 derajat. Banyak pedagang online lokal menjual produk-produk pakaian di tempat ini dengan harga yang lebih murah dari harga online-nya. Unik? Ternyata alasannya sederhana, supaya orang mau sengajain pergi kesini untuk berbelanja. Kalau tidak diiming-imingi harga lebih murah, konsumen dipastikan akan lebih memilih belanja online. Selain pakaian, *Scape juga menawarkan bejibun pilihan aksesoris unik sebangsa kalung, cincin, dan barang-barang sejenis lainnya.

Siapa bilang di Singapura belanja nggak bisa nawar? Kalau belanjanya di mall-mall papan atas di seputaran Orchard Road mungkin memang begitu. Di *Scape ceritanya lain. Bukan hanya sekedar bisa belanja murah di Singapura, main ke tempat ini kita bisa belanja lebih murah lagi karena selain harganya lebih murah, mereka yang punya keterampilan menawar akan menang banyak disini.

3. Sungei Road Thieves Market

Meminjam istilah almarhum politisi kenamaan Partai Demokrat, nama pasar ini ngeri-ngeri sedap. Tidak perlu punya score TOEFL 500 untuk tau arti kata “thieves” kan? Ternyata konon memang pasar yang berada di jalan Sungei Road ini memang menjadi tempat para maling menjual barang-barang hasil jarahannya. Bahkan saking terkenalnya “pasar maling” ini, konon pada masa itu mereka yang merasa kehilangan barang dari rumahnya sebagai akibat ulah maling akan pergi ke pasar ini untuk mencari dan membeli kembali barang yang hilang tersebut.

Mungkin seperti Pasar Ular di Jakarta yang pada masa lampau dikenal sebagai pasar barang curian dan selundupan. Untungnya sama dengan Pasar Ular, praktek kriminal itu sudah tidak ada lagi.

Pasar Sungei Road mirip-mirip pasar di Jalan Surabaya, istilah bahasa Jawa-nya “klitikan”. Disini kita bisa menemukan barang-barang aneh seperti kamera antik, radio jadul, botol minuman jaman baheula, dan barang-barang semacamnya.

4. Jalan Bugis

Tempat belanja yang satu ini tidak berbentuk mall atau bangunan pasar, tetapi jejeran kios kecil-kecil. Bukan hanya berjejer di sepanjang satu jalan tapi berlorong-lorong saking banyaknya. Konon jumlah kios di kawasan ini mencapai lebih dari 600 buah yang rata-rata menjual produk fashion seperti pakaian, sepatu, tas, dompet, aksesoris, dan lain-lain. Tapi meskipun tidak sebanyak produk fashrion, ada juga yang menjual barang-barang lain termasuk makanan.

5. Far East Plaza

Sesuai dengan namanya, Far East Plaza merupakan tempat berbelanja berbentuk mall yang cukup mentereng. Tapi bertolak-belakang dengan tampangnya, harga yang ditawarkan pedagang dan penjual jasa di Far East Plaza benar-benar ramah di kantong.

Pusat perbelanjaan ini sepertinya memang ditujukan untuk kaum hawa. Selain produk-produk fashion, banyak juga salon, spa, dan jasa layanan sejenis yang semua menawarkan jasanya dengan harga murah. Misalnya saja untuk pelayanan manikur, mereka hanya menarik biaya di seputaran $5 saja.

6. IMM Outlet Mall

Kata “outlet” mungkin dengan mudah menghubungkan mall yang satu ini dengan toko-toko factory outlet yang menjadi salah satu daya tarik wisata Kota Bandung. Memang benar adanya, IMM Outlet Mall memang menawarkan produk-produk bermerk dengan harga yang sangat-sangat murah. Kalau dibandingkan dengan barang-barang bermerk sama yang dijual di mall-mall mewah di kawasan Orchard Road, harga yang ditawarkan di IMM Outlet Mall mungkin terasa seperti gratis. Padahal seperti kita tahu, barang-barang yang dijual dengan konsep factory outlet adalah barang-barang asli, bukan barang palsu alias KW-KW-an.

Lokasinya memang agak jauh di sisi barat Singapura. Tapi meskipun agak jauh, anda dijami tidak akan merasa rugi kalaupun harus sengaja meluangkan waktu dan menempuh perjalanan lumayan untuk sampai disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *